Seikrar Janji Pengubah Bangsa
28 Oktober 2018
Hari ini pernah menjadi saksi
Bahwasannya negara pernah ditumpahi ilusi
Tentang perpecahan penyebab emosi
Kadang aku ragu, apakah bumi butuh tetesan darah
Agar dapat damai pemudinya dengan terarah
Ataukah bumi butuh ricuh
Agar pemudanya dapat sentosa tanpa rusuh
Kalau saja persatuan dapat diikat hanya dengan sebuah janji
Buatlah seribu janji, agar persatuan itu tak dapat lagi untuk dicerai
Sumpah para pemuda, kini berirkar dalam upacara-upacara kebanggaan negara
Penuh harap, melambung di udara
Atas harapan agar tak lagi pecah seperti dahulu kala.
Written by : Delia Mapela.
Berita
Senin, 08 Oktober 2018
Surga Bagi Penggiat Literasi
Jakarta, 08 Oktober 2018
Bagi para penggiat literasi, buku merupakan asupan utama dalam hidupnya. Tak heran acap kali, sefantastis apapun harganya, bagi si penggiat literasi adalah satu hal yang lumrah. Sudah terbayang seberapa gilanya si kutu buku, dalam menggilai sebuah buku bukan? Saya rasa juga tidak terlalu berlebihan dalam memberi judul blog kali ini, sebagai Surga Bagi Penggiat Literasi.
Sedikit banyaknya, dari kalian pasti sudah terbayang, tentang judul yang saya berikan di atas, tak jauh-jauh dari si jendela dunia bernama buku. Surga yang dimaksud adalah sebuah festival buku, yang diadakan oleh Gramedia.com. Mengangkat tema bertajuk THE READS FEST, Gramedia.com dengan bangga menyelenggarakan book bazar bertemakan selebrasi LITERASI dan MUSIK. Harga yang ditawarkan dalam book bazar sangat amat terjangkau, hanya berkisar Rp. 10.000-30.000.
THE READS FEST berhasil menyita minat para penggiat literasi, untuk berbondong-bondong memindahkan hak milik atas buku yang ditawarkan. Festival buku yang diadakan selama 1-7 Oktober 2018 ini, tidak hanya menakjubkan sebab book bazarnya yang menggiurkan si penggiat literasi. Namun juga terdapat workshop yang diisi oleh orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya.
Festival buku yang bertempat di Gedung Tjipta Niaga Kota Tua ini, diadakan oleh Gramedia.com dengan tujuan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, pengunjung dapat mendapatkan buku gratis hanya dengan mendaftarkan dirinya melalui aplikasi Jak One Mobile Bank DKI.
"Awalnya sih cuma tergiur karena harganya murah, jadi beli banyak gitu. Tapi coba-coba untuk baca buku yang sudah dibeli jadi ketagihan buat baca gitu." Ujar salah seorang pengunjung.
Dahulu dunia baik-baik saja tanpa teknologi digital, tapi siapa yang akan menjamin dunia akan baik-baik saja tanpa buku?
Sudah saatnya dunia, terutama Indonesia menghargai dan menjunjung tinggi literasi, agar dunia tak lagi hanya menjadi ajang gengsi.
#JurlanChallenge
Written by: Delia Mapela
Selasa, 02 Oktober 2018
Inggris Setujui Bantuan Rp 38 M untuk Bencana Gempa-Tsunami Palu
Rina Atriana - detikNews

Jakarta - Pemerintah Inggris menyetujui bantuan dana untuk bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala. Bantuan yang disetujui senilai Rp 38 miliar.
"Saya ingin mengucapkan turut berdukacita atas jatuhnya korban-korban di gempa dan tsunami di Palu. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," kata Dubes Inggris di Indonesia Moazzam Malik, Selasa (2/10/2018).
"Pemerintah Inggris, dalam hal ini Menteri Pembangunan Internasional Inggris, telah menyetujui bantuan kemanusiaan senilai Rp 38 miliar," imbuhnya.
"Saya ingin mengucapkan turut berdukacita atas jatuhnya korban-korban di gempa dan tsunami di Palu. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," kata Dubes Inggris di Indonesia Moazzam Malik, Selasa (2/10/2018).
"Pemerintah Inggris, dalam hal ini Menteri Pembangunan Internasional Inggris, telah menyetujui bantuan kemanusiaan senilai Rp 38 miliar," imbuhnya.
Langganan:
Komentar (Atom)

