Berita

Senin, 08 Oktober 2018

Surga Bagi Penggiat Literasi





 Jakarta, 08 Oktober 2018

    Bagi para penggiat literasi, buku merupakan asupan utama dalam hidupnya. Tak heran acap kali, sefantastis apapun harganya, bagi si penggiat literasi adalah satu hal yang lumrah. Sudah terbayang seberapa gilanya si kutu buku, dalam menggilai sebuah buku bukan? Saya rasa juga tidak terlalu berlebihan dalam memberi judul blog kali ini, sebagai Surga Bagi Penggiat Literasi.

   Sedikit banyaknya, dari kalian pasti sudah terbayang, tentang judul yang saya berikan di atas, tak jauh-jauh dari si jendela dunia bernama buku. Surga yang dimaksud adalah sebuah festival buku, yang diadakan oleh Gramedia.com. Mengangkat tema bertajuk THE READS FEST, Gramedia.com dengan bangga menyelenggarakan book bazar bertemakan selebrasi LITERASI dan MUSIK. Harga yang ditawarkan dalam book bazar sangat amat terjangkau, hanya berkisar Rp. 10.000-30.000.

  THE READS FEST berhasil menyita minat para penggiat literasi, untuk berbondong-bondong memindahkan hak milik atas buku yang ditawarkan. Festival buku yang diadakan selama 1-7 Oktober 2018 ini, tidak hanya menakjubkan sebab book bazarnya yang menggiurkan si penggiat literasi. Namun juga terdapat workshop yang diisi oleh orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya.

   Festival buku yang bertempat di Gedung Tjipta Niaga Kota Tua ini, diadakan oleh Gramedia.com dengan tujuan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, pengunjung dapat mendapatkan buku gratis hanya dengan mendaftarkan dirinya melalui aplikasi Jak One Mobile Bank DKI.

"Awalnya sih cuma tergiur karena harganya murah, jadi beli banyak gitu. Tapi coba-coba untuk baca buku yang sudah dibeli jadi ketagihan buat baca gitu." Ujar salah seorang pengunjung.

   Dahulu dunia baik-baik saja tanpa teknologi digital, tapi siapa yang akan menjamin dunia akan baik-baik saja tanpa buku?
Sudah saatnya dunia, terutama Indonesia menghargai dan menjunjung tinggi literasi, agar dunia tak lagi hanya menjadi ajang gengsi.

#JurlanChallenge


Written by: Delia Mapela

13 komentar: